oleh

Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) Dukung Polda Aceh Ungkap Kasus Korupsi Beasiswa

Banda Aceh – Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) menggelar aksi damai didepan Mapolda Aceh Senin 13 Januari 2020.

Dalam aksi damai yang berlangsung di depan Mapolda Aceh, mahasiswa mendesak pihak Kapolda untuk mengusut tuntas kasus penyelewengan dana pendidikan (beasiswa) yang bersumber dari aspirasi DPRA pada tahun 2017 yang diduga melibatkan oknum anggota DPRA.

Aksi tersebut berlangsung tertib di bawah pengawalan pihak kepolisian dari Polda Aceh, Selain itu mahasiswa juga membawa spanduk bertuliskan .

“Mendukung Polda Aceh untuk Mengusut Tuntas Kasus Penyelewengan Beasiswa yang Bersumber dari Aspirasi DPRA”.

Koordinator Aksi, Muhammad Hasbar mengatakan, aksi yang dilakukan itu adalah bentuk dukungan kepada Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan dana pendidikan Beasiswa.

“Kami meminta Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus ini. Kasus ini bukan kasus baru, kasus lama. Kita mahasiswa meminta komitmen pihak Polda Aceh mengusut tuntas kasus ini,” kata Muhammad Hasbar.

Hasbar, mendukung penuh Polda Aceh untuk menyelesaikan kasus korupsi yang diduga melibatkan sejumlah anggota DPRA, melalui anggaran aspirasi tahun 2017.

“Kami mendukung Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya,” kata Hasbar.

Mahasiswa juga membacakan petisi dalam aksi tersebut. Atas nama Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Aceh (AMPPA) mereka meminta tiga hal kepada polisi.

Setelah menyampaikan orasi beberapa menit didepan Mapolda Aceh. Mahasiswa langsung diterima oleh Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin dan Kabid Humas Polda Aceh, Kambes Pol Ery Apriyono.

Kambes Pol Ery Apriyono,”berharap kepada Masyarakat untuk bersabar dalam kasus ini,kami akan menuntaskan kasus ini tapi kami perlu waktu untuk menyelidiki kasus ini sampai tuntas,dan yakinlah kepada kapolda aceh akan bekerja profesional”,kata Kambes Pol Ery Apriyono.

Terkait dengan kendala dalam proses penyelidikan Kombes Pol Ery Apriyono, Menegaskan tidak ada kendala dalam proses pemeriksaan saksi, namun dalam kasus ini, dirinya sangat berhati-hati dalam melakukan penyelidikan, supaya kasus ini benar-benar jelas dan mendapat keadilan dimata hukum.

“Soal kendala dalam proses pemeriksaan tidak ada, cuma kita perlu waktu dalam penyelidikan saksi-saksi di karenakan banyak saksi yang berhalangan untuk hadir, ya semua pasti ada kesibukan tersendirinya”,tutup Kambes Pol Ery Apriyono. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed